TAK PERLU TAKUT MENIKAH

tak perlu takut menikah

Wonderful Family. Tak perlu takut menikah sebab menikah merupakan impian semua orang yang telah memasuki masa remajanya dan bagi mereka yang telah mengenal cinta dengan lawan jenis. Bahwa memiliki pendamping hidup yang selalu setia menemani dan mau menerima kita apa adanya. Pasangan hidup yang bisa membimbing kita kepada kebaikan, dia yang selalu menyeru dan mengingatkan kita agar kembali ke jalan dakwah tatkala kita khilaf. Saling menebar kasih sayang dan cinta, menjadikan pernikahan sebagai jalan menuju ketaqwaan bersama.

Tak perlu takut menikah. Seringkali, keinginan kuat menikah selalu diikuti perasaan ketakutan, baik dari pihak laki-laki maupun perempuan. Takut jika belum mapan dan memiliki penghasilan besar, takut belum memiliki rumah sendiri, takut belum memiliki mobil, takut kurang percaya diri dalam membimbing istri, takut tidak bisa sebebas dulu, dan beragam ketakutan-ketakutan lain.

Padahal Allah telah Berjanji akan mencukupkan rezeki hambanya yang menikah, “Dan nikahilah orang-orang yang sendirian diantara kamu dan orang-orang yang layak (dinikahi) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (Pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui”. (An Nuur: 32)

Tak perlu takut menikah dan Tak perlu merisaukan hal-hal yang bukan menjadi domain kita seperti rezeki, percayalah kepada Allah SWT, tugas kita sebagai hamba hanyalah ikhtiar terus menerus. Seperti cobaan, Allah SWT hanya memberi rezeki sesuai kemampuan dan kapasitas hambaNya. Dengan ikhtiar dan menempuh jalan pernikahan Insya Allah kemampuan dan kapasitas kita sebagai hamba akan meningkat.

Pernikahan merupakan ladang pahala bagi mereka yang menjalaninya, bayangkan bahwa aka nada seseorang yang akan mencurahkan kasih dan sayangnya kepadamu selalu, dia yang selalu mendukungmu dalam keadaan apapun, menjadi orang yang pertama kali pasang badan tatkala engkau mendapat suatu masalah, menjadikan hari-hari selalu penuh cinta dan kasih. Dia yang selalu menyediakan air minum ketika engkau pulang bekerja, dia yang akan membisikan kata ‘terimakasih’ dengan tulus dan penuh cinta ketika engkau menghidangkan air minum untuknya. Betapa indah dan bahagianya.

 

 

Segalanya tentu memerlukan ilmu untuk menjalaninya, termasuk dalam pernikahan, tak ada salahnya mempersiapkan pernikahan dengan ilmu agar engkau siap menjalaninya. Jika memungkinkan belajarlah dengan orang yang memiliki pengalaman lebih dari 17 tahun menjadi konselor pernikahan dan keluarga. Mari sharing dan saling berbagi ilmu bersama kami di kelas online Bersiap Menikah, Segera daftar dan ikuti semua materinya, agar engkau siap menjalani masa pra nikah hingga masa pasca nikah, klik disini untuk mendaftar kelas online Bersiap Menikah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *