PERLU PERSIAPAN APA SAJA SIH KALAU MAU MENIKAH DI USIA MUDA ITU?

Menikah merupakan pondasi awal  dari perjalanan menuju terciptanya sebuah keluarga yang samawa dan diridhoi oleh Allah SWT. Tujuan dari pernikahan adalah untuk membentuk generasi yang baik secara akhlak. Melalui proses serta usaha yang sungguh-sungguh, membutuhkan keilmuan, modal materi, dan tentunya niat yang lurus untuk beribadah kepada Allah SWT.

Saat ini banyak yang berkeinginan untuk menikah di usia muda. Kalau ingin melangsungkan pernikahan di usia muda itu ternyata agak beresiko ya guys kalau tidak paham sama tips dan ilmunya, lalu bagaimana caranya? Langsung saja ayo kita bahas tips jitunya dibawah ini

Persiapkan rencana pernikahanmu sematang mungkin, Persiapan ini sangatlah penting terutama dalam hal finansial. Usahakan kamu mampu membiayai sendiri pernikahanmu, Jangan sampai bergantung dari belas kasihan orang tua. Berusahalah untuk mandiri di usia semuda mungkin.

Persiapkan Ilmu menikah sebaik mungkin, Sebelum melangkah lebih jauh ke arah jenjang pernikahan giat-giatlah dan jangan bosan untuk mencari ilmu khususnya ilmu pernikahan misalnya ilmu berkomunikasi dengan suami/istri,ilmu pranikah, ilmu mendidik anak, ilmu mengurus rumah tangga, atau bisa juga mengikuti pelatihan yang berhubungan dengan pernikahan.

Siapkan dengan baik bekal sosial, Saat sudah menikah sebaiknya tinggal terpisah dengan orang tua/mertuamu. Untuk itu pasangan pengantin yang baru menikah sebaiknya banyak-banyak mempelajari adab/cara dalam bersosialisasi khususnya untuk bertetangga, bagaimana bersikap di lingkungan masyarakat, dan bekerjasama membangun masyarakat.

Tiga hal itulah yang menjadi hal utama yang harus benar-benar dipersiapkan sebelum yakin memutuskan untuk menikah diusia muda. Namun bekal yang paing utama adalah keyakinan. Bahwa Allah tidak mungkin menyengsarakan para hambanya. Selain itu restu dari kedua orang tua masing-masing perlu untuk dipikirkan. Jangan memaksakan kehendak untuk menikah tanpa restu mereka. Tetaplah posisikan diri sebagai anak yang berbakti dan patuh kepada orang tua. Meskipunpun silang pendapat dan pemikiran dengan orang tua.

Jika kamu sudah mampu menunjukan kematangannya dalam membina keluarga kepada kedua orang tuanya. Orang tua tidak akan sulit memberikan pintu izin. Maka persiapkan diri sejak saat ini. Agar suatu saat nanti ada yang melamar ukhti, tidak ada keragu-raguan lagi dalam menolak atau pun menerimanya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *