Makna Pernikahan Menurut Islam

Makna Pernikahan Menurut Islam

Makna Pernikahan Menurut Islam

Makna Pernikahan Menurut Islam Perkawinan atau pernikahan dalam islam merupakan ajaran yang berdasar pada dalil-dalil naqli, dalam islam pun pernikahan mendapat tempat yang sangat mulia  yaitu melengkapi separuh agama. Dalam prosesinya kita harus paham kenapa kita menikah? untuk tujuan apakah kita menikah? Apa yang kita cari dalam Pernikahan?. Mungkinkah pernikahan hanya untuk menyalurkan hasrat cinta kita dengan baik? Pada dasarnya tiap manusia mendambakan cinta, baik dari Allah maupun sesama manusia. Betapa kering dan gersang kehidupan ini jika tanpa cinta. Begitupun dalam kehidupan rumah tangga, suami dan istri pasti berharap bisa saling memberikan dan mendapatkan cinta. Bagi anda yang sedang mempersiapkan pernikahannya dan juga bagi anda yang sudah menikah, ketahuilah bahwa pernikahan bukanlah pelabuhan terahir, bukan pula hanya sebatas maut memsiahkan, karena lebih dari itu pernikahan adalah mengantarkan pasangan hingga ke jannah.

Lalu, apa tujuan pernikahan ? tentu saja pernikahan adalah akad untuk beribadah kepada Allah, akad untuk menegakkan syariat Allah, dan akad untuk membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah wa rahmah.

Tujuan pernikahan dalam Islam adalah untuk meninggalkan maksiat, untuk saling mencintai karena Allah, untuk saling menghormati dan menghargai, saling menerima apa adanya, saling menguatkan keimanan, saling membantu dan meringankan beban, saling menasehati, serta untuk dapat setia kepada pasangannya baik dalam suka maupun duka, dalam kefakiran dan kekayaan, juga dalam sakit dan sehat.

Itulah bukti bahwa Islam menempatkan pernikahan dalam kemuliaan, adakah diantara sahabat yang ingin mengetahui apa arti sebuah pernikahan ? simak baik-baik arti pernikahan berikut ini :

Pernikahan berarti akad untuk meniti hari-hari dalam kebersamaan, akad untuk saling melindungi, akad untuk saling memberikan rasa aman, akad untuk saling mempercayai, akad untuk saling menutupi aib, akad untuk saling mencurahkan perasaan, akad untuk berlomba menunaikan kewajiban, akad untuk saling memaafkan kesalahan, akad untuk tidak menyimpan dendam dan kemarahan, serta akad untuk tidak mengungkit kelemahan, kekurangan dan kesalahan.

Pernikahan adalah akad untuk tidak melakukan pelanggaran, akad untuk tidak saling menyakiti hati perasaan, akad untuk tidak saling menyakiti badan (kdrt), akad untuk lembut dalam perkataan, akad untuk santun dalam pergaulan, akad untuk indah dalam penampilan, akad untuk mesra dalam mengungkapkan keinginan, akad untuk saling mengembangkan potensi diri, akad untuk saling keterbukaan yang melegakan, akad untuk saling menumpahkan kasih sayang, akad untuk saling merindukan, akad untuk tidak adanya pemaksaan kehendak, akad untuk saling membiarkan, akad untuk tidak saling meninggalkan

Pernikahan juga bermakna akad untuk menebar kebajikan, untuk mencetak generasi berkualitas, akad untuk siap menjadi bapak dan ibu bagi anak-anak, dan akad untuk membangun peradaban masa depan

Makna Pernikahan Menurut Islam

Pernikahan adalah akad untuk segala hal yang bermakna kebaikan

Sahabat, sebelum anda menikah, hal yang sudah kami sebutkan diatas merupakan makna, arti dan tujuan pernikahan yang harus kalian capai bersama. Untuk anda yang sudah menikah, jika masih belum mengetahui apa makna, arti dan tujuan pernikahannya, belum terlambat untuk menentukan kembali makna, arti dan tujuan pernikahannya

Masih belum terlambat untuk anda semua belajar kembali tentang makna, arti dan tujuan pernikahan. Bersama Cahyadi Takariawan dan Ida Nur Laila, anda akan belajar bagaimana memilih makna, arti dan tujuan pernikahan. Dengan pengalaman lebih dari 18 tahun menjadi konselor pernikahan dan keluarga, Cahyadi Takariawan dan Ida Nur Laila siap membantu anda belajar ilmu pernikan.

yuk gabung bersama lebih dari 3000 member kelas online pernikahan bersama Cahyadi Takariawan dan Ida Nur Laila, Klik disini

Incoming search terms:

  • apa makna pernikahan menurut anda
  • cari makna dan arti perkawinan menurut agama islam
  • makna menikah dalam islam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *