Adaptasi Pernikahan & Cara Melaluinya

Adaptasi Pernikahan & Cara Melaluinya

Adaptasi Pernikahan & Cara Melaluinya – Sebelum membahas masalah adaptasi pernikahan, saya ingin mengucapkan selamat bagi anda yang baru saja menjalani kehidupan berumah tangga alias baru saja menikah, bagi anda yang belum menikah Insya Allah telah Allah siapkan jodoh terbaik untukmu dan akan segera diberikan kepadamu di waktu yang tepat. bagi sebagian orang, masa tahun pertama pernikahan sering dianggap sebagai momen bahagia, momen saling mengungkap cinta, momen bulan madu dan sebagainya, apalagi ketika anda sudah menahan diri dari hal tersebut dengan menjauhi perbuatan yang dilarang oleh islam yaitu zina dan mendekati zina (pacaran). Hal itu tidaklah salah karena siapapun yang menikah tentu akan bahagia. Akan tetapi sering kali mereka lupa bahwa masa tahun pertama pernikahan sebenarnya adalah masa saling menegenal dan menegenalkan diri sebagai upaya adaptasi awal pernikahan

Bulan madu itu indah, semua sepakat tentang hal itu, apalagi di tahun pertama pernikahan. namun jangan lupa juga bahwa ini adalah dunia yang fana. Pernikahan ibarat mengikat dua orang dalam sebuah lembaga bernama pernikahan yang tentu akan mengalami masa pasang dan surut. Jika pada masa pranikah anda selalu mengenal seluruh sifat-sifat baik dari calon pasangan anda, hal tersebut bisa menjadi kebalikan ketika anda sudah mengarungi kehidupan berumah tangga bersamanya. Bagi anda yang sudah menikah ni…. saya mau tanya, apakah sifat baik pasangan anda juga anda dapatkan ketika sudah menikah, hehe tentu saja iya. Tapi, selain sifat baik, sifat buruk pasangan juga pasti anda rasakan bukan? itu juga iya.

Adaptasi Pernikahan & Cara Melaluinya

Oleh karena itu, anda perlu beradaptasi dengan baik bersama pasangan, tak hanya dengan pasangan, anda juga perlu menemukan cara menyesuaikan di keluarga baru. karena kini engkau telah memilih dia untuk menjadi pasangan hidup, maka sudah menjadi tugas kita untuk saling mengenalkan diri dika kepada  pasangan, karena tiap orang pasti akan berubah. gagal beradaptasi bersama pasangan dapat berakibat kurang baiknya hubungan rumah tangga. Mungkin anda pernha mendengar ada pasangan yang baru 1 tahun bercerai, baru 6 bulan bercerai bahkan bari 1 bulan mereka bercerai. Hal itu membuktikan bahwa proses adaptasi bersama pasangan sangat penting sebagai upaya perekat hubungan rumah tangga.

Belajar adaptasi dengan pasangan memang tak mudah, apalagi bagi anda yang masih awam dengan ilmu pernikahan. Benar, menikah memerlukan ilmu agar kita mampu menghadapi segala rintangan pernikahan yang nantinya akan menghadang kita. Kini anda dapat belajar tentang adaptasi bersama pasangan dan ilmu pernikahan dengan mengikuti kelas online pernikahan bersama Kami, Cahyadi Takariawan dan Ida Nur Laila. Dengan pengalaman lebih dari 18 tahun menjadi konselor pernikahan, kami siap membantu anda beradaptasi dengan pasangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *